love in the school



Love in the school
shinopsis
adrian adalah murid pindahan baru dari sebuah sekolah.. di hari pertamannya dia sudah mendapatkan kesialan yg wow (ga bisa bikin shipnosis) jadi baca aja kelanjutannya



Suatu hari di sebuah kota yg cukup besar terlihat seorang pria memakai baju sekolah dengan rambut berwarna hitam legam "sialan di hari pertama sekolah aku malah telat" ucap peria tersebut

Lalu setiba pria itu Dsklh ia memasuki kelas pertamanya dn memperkenalkan dirinua kepada teman" dkls nya "hello nama Saya adrian Saya pindahan dri desa silulu" dn ia langsng

-Langsung berdiri setelah membungkukan badan saat perkenalan "yg lain ada yg mau di tanya" para wanita semua angat tangan,karna banyak nya yg angkat tangan pertanyaan pun di batalkan..
"adrian kamu duduk di sebelah dia" ucap guru sambil menunjuk seorang wanita berparas cantik yg memiliki rambut berwarna sedikit pirang dan terlihat pendiam..


Dan adrian pn langsung duduk di sebela wanita yg sangat cantik dkls itu dan wanita itu hanya melirik dia dan tersenyum adrian pun membalas senyuman wanita itu dan berkata "hay nama ku adrian" dan wanita itu menjawab "(tersenyum)nama ku talita"

"talita"ucap adrian pelan..
Talita melihat walau talita tidak menjawab tpi raut wajahnya seperti bertanya 'ada apa' "aku blum dapat buku boleh kita berbagi buku" ucap adrian talita menganguk dan mrletakan buku di antara mereka 'ku kira si talita pendiam rupanya dia wanita yg lembut' ucap adrian dalam hati

Dan saat pelajaran selesai bel pn berbunyi,adrian merasa lapar karena Tadi pagi sblm berangkat sklh ia gk sempat mkn krna kesiangan tetapi adrian tidak tau jalan ke kantin krena gedung sklh yg cukup besar dn luas ia bingung mau minta temanin Siapa krna ia blm memiliki teman "sial aku kelaparan,td pagi aku gk sempat mkn sesuap pn mknan,tapi dimana ya arah ke kantin?"ia pn mulai kebingunan


Karna efek lapar dan efek bingung si adrian pun nekat menelusuri sekolah yg seluas  perumahan itu dan alhasial dia kesasar "sial aku nyasar " 'guk ' terdengar suara anjing di belakang adrian...
Adrian pun melihat ke belakang dan ternyata dia di kejar seekor anjing" bused sial bgt hidup gue" triak adrian...
Saat lari dia belok ke sebuah perempatan antar gedung dan menabrak seorang "talita" ucapnya sambil terjatuh

Talita pn langsung dtg menghampiri adrian dn lgsng mnolongnya,talita berkata "kau Gak papa adrian??mengapa kau Bisa terjatuh dan dikejar seekor anjing?" Adrian pn mnjawab "aku kesasar krna mencari kantin aku sangat lapar tetapi dari Tadi aku tidak menemukan jalan ke kantin" talita pn tertawa lepas dan berkata "mengapa tidak bertanya?" Dn andrian pn menjawab "aku malu untuk bertanya"(dgn muka malu)


Adrian yg trus di tertawai oleh talita semakin malu dan wajhnya memrah sprti tomat klewat msak "ah sdh2 ayuk ku antar ke kantin" ucap talita
Adrian hnya nganguk dan mengikuti talita.. " Hey talita kenapa kau sendiri aja ga brg sma tmn2 mu?" tnya adrian "aku ga punya trlalu bnyak temen" jwb talita dengan nanda suara yg pelan

Adrian pn tersenyum dan memperhatikan melihat talita Terus.."hay adrian mengapa kau menatap ku Terus"an begitu??" Adrian pn mnjawab "haah??tidah apa" kok gue heran aja masi ada ya jaman sekarang cwek kyk kamu?(sambil tersenyum)"

"um yah aku juga ga tau keliatanya para cwe di skolah ini benci sama ku" ucap talita  "benci?" adrian berkata dengan nada bertanya " ya aku sering bgt di bilng ngerebut pacar orang padahal aku ga bgitu" talita berkata dengan wajah sulit di ucapkan dengan kata kata...
"mungkin mereka iri karna kau terlalu cantik mungkin" adrian mengoda talita

Talita pun tersenyum lebar "kamu sedang menggoda aku ya?" Adrian pn tertawa sesampai mereka dikantin adrian dan talita pn duduk sambil memesan bakso dan minuman dingin "hey talita mengapa kau diam Saja?apa kau tidak memesan mknan?" Talita hanya diam dan melirik lirik sekelilingnya adrian pun terlihat bingung dan ia baru menyadari kalok mereka berdua sedang diperhatikan oleh siswa siswi disklh "adrian cpt kamu makan sbntar lg bel masuk akan berbunyi"

"bused baru jga isrirahat udah masuk" ucap adrian syok mendengar kabar seram tersebut "ih liat anak bru itu aja udah kena goda ma si talita" ucap seseorang di sana "iya jgn jgn si talita beneran make susuk." talita yg mendengar itu diam saja si adrian yg merasakan bahwa si talita mulai tidak nyaman dengan posisi seperti itu menyuruh si talita kek kelas lebih dlu

Talita pn pergi dgn perasaan yg sedih dan kesal adrian pn cpt" mkn makanan yg ia santap dan lgsng mengejar talita "talita tungguuuuu" talita pn berbalik "ada apa adrian??cpt sekali kamu makan?" Adrian pn tersenyum"aku gak tega liat kamu sedih kekgini Jadi aku pengen ada disamping kamu,itung buat balas utang budi krna kamu udh nganterin aku ke kantin" talita hanya tersenyum "apa kau tidak malu ada didekat ku??lihatla smua org menceritakan mu"

"penting amat yg jelas yg mereka katakan itu tidak benarkan.." ucap adrian sambil jalan di samping talita..
"ya iyalah mana mungkin aku make susuk itu haram.. "ucap talita sedikit sebel..  "ok jadi tuh bukan masalah dah yuk cepat kekelah " ucap adrian mencolek dagu talita dan memper cepat jalannya ke kalas, talita yg baru sadar atas perlakuan adrian pun sedikit marah "ih..  Genit..!! " adrian hanya tertawa dan mempercepat langkahnya ke kelas

"Adrian tunggu kamu cepet amat si jalanya(kesel)" adrian pn tersenyum..sesampai di dpn kelas adrian di panggil oleh siswa kelas sebelah "hey anak baru kamu dipanggil tuh sama kepala sekolah" adrian pn merasa heran mengapa ia dipanggil "adrian kamu gak ada buat masalhkn??" Adrian pn merasa tkt dan heran "ah tidak kok talita perasaan aku tidak berbuat salah" "yaudah cpt Sana kamu ke kantor!nntik kmu mkin terkena masalh" adrian pn lgsng jalan menuju kekntor

Adrian pun pergi ke ruang kepsek setelah bertanya pada talita dmna ruangannya.. Adrian mengikuti lorong yg panjang dan sampai di sbuah pintu bertulis head master.. Dengan satu tarikan nafas panjang adrian masuk ke ruangan tersebut "permisi" dan terlihat

Kepala sekolah yg sedang sibuk.."hey adrian cpt masuk dn dduduk dsni" adrian yg terdiam dn merasa semakin takut "ada apa pak bpk memanggil Saya?" Kepala sekolah lgsng menatap adrian dgn tatapn yg tajam dan seram "Saya manggil kamu disini untuk membicarakan ekskul basket,Saya rasa kamu cocok jika bermain basket,dri body dn tinggi kamu kamu sangat cocok sekali(kepala sekolah tersenyum) adrian pn merasa lega karna dugaan ia salah

"ou saya kira apaan pak" adrian lega "basket ya pak tapi saya tidak bisa main basket" ucap adrian..   "tenang saja ada yg ngajarin" ucap kpala skola sambil tidur 'ni kpala sekolah letoy bgt'ucap adrian dlam hati "saya bisa mendengarnya" sahut kpala skolah "buset bapak bisa baca pikiran saya"
Adrian syok "hahah ok sekarang kamu boleh pergi dan kamu jdi ikut basket kan" adrian berpikir sejenak" saya pikirkan dlu" ucap adrian sambil keluar ruangan 'ni bpak keturunan pak firman(kepala sekolah athor) 'ucap adrian dlm hati


Saat adrian keluar dri ruangan dia merasa lega dan lgsng lari ke kelas dan menghampiri talita.."hey talita(sambil raut wajah sedih) "Eh adrian,knpa wajah kamu sedih??kamu knk masalh ya?cerita dong aku jd penasaran??" adrian pn mnjwab "hmm,gini talita pak kepsek td memanggil aku buat eksuk basket dia nyuruh aku ikut basket" talita pn terkejut "apa kamu dimasukan  eksul basket(dgn raut wajah terkejut)"

"Ya blum ku trima sih,mnurutmu trima atau ga nih.. " tanya adrian talita merengut "lho ko tanya aku?" tanta talita bingung.. "ya kamu kan pacar aku" ucap adrian memegang tangan talita sambil mendekatkan wajah nya "sejak kapan aku jadi pacarmu " ucap talita mendorong badan adrian sambil berwajah jutek adrian hanya tertawa

"Sejak kita bertemu tapi(sambil tertwa dn wajah mengejek)" talita pn merasa malu "jd menurut kamu gimana ni talita?terima gak?aku bngung sekali" talita pn mnjawab "ya Itu si terserah kamunya(sambil tersenyum)" adrian mnjwab "tapi aku blm Bisa bermain basket(wajah merengut)" talita pn tertawa "apa kamu tidak Bisa bermain basket??Hahaha" adrian mnjwab" Eh Knpa kamu tertawa Emng kamu Bisa apa?(sambil wajah kesal)

"bisa lah..  Aku cukup ahli dalam main basket" ucap talita pede "serius ajarin aku lah. "ucap adrian dengan wajah manis, talita yg melihat wajah adrian pun tertawa "ok ok aku ajarin tapi bayar brapa" tanya talita senyum senyum ga jelas "aku akan memcium mu"ucap adrian dengan senyum licik "eh,- ga usah byar " ucap talita yg langsung diem mendadak karna perkataan adrian

Bel masuk pn berbunyi jam pelajaran pn dimulai.."hey talita nntik sepulang sekolah ajarin aku ya main basket di di lapangan(sambil tersenyum)" adrian berbisik kpda talita talita yg sedang menulis itu pn mnjwab "Iya,sudah jgn bahas itu lg cpt kamu tulis nntik kamu knk ceramahan ibuk itu lg" adrian pn tersenyum dan mnulis,

Tanpa sada ternyata semua mata tertuju padaereka, namun sepertinya tidak di hiraukan oleh mreka ber2 "kayaknya aku harus menolak masuk basket" ucap adrian tiba tiba"


"Eh mengapa begitu??" Talita lgsng terkejut oleh perkataan adrian,,"Iyala aku tkt kalah saing sama ank" basket lainya aku Ini apalah cak??"(sambil wajah merengut dn sedih) talita pn langsung menyemangati adrian "adrian kamu gak boleh pts asa Gitu dong pak kepsek udh percaya lo sama kamu masak kamu lgsng menyerah gtu??"(sambil tersenyum kepada adrian)

Note:ya engalah mna mungkin aku nyerah..

"lgian aku punya cedera di tngn ku" ucap adrian sambil meremas dada talita(-crieett sory penulis lgi grem)  yg bener sambil meremas bahu kanannya "emang bahu kamau kenapa? " tanya talita yg bersimpati sma adrian "aku ikut sebuah seni bela diri karna kecelakaan saat lompa bahuku cedera parah hingga sekarang" ucap adrian nenunduk..

"Hmm jd kamu gak akan menerima nya??" Kalok kamu tidak menerimanya kamu gk Bisa tenar dong,syglo kamu pnya wajah yg tampan tu pi gk tenar disklh(sambil tersenyum)"talita yg sedang mnguji adrian.. "Eh Emng aku tampan ya??"adrian yg langsung tertawa saat dipuji oleh talita.. "Ihk geer gua hanya buat lo gk sedih lg tau bukan muji(muka malu)"



to be continued

maaf ya kalau mendadak abis pusing soallnya tapi pasti di lanjutin ok jgn lupa comen ya 





Komentar